WELCOME ....

Seringkali perjuangan adalah sesuatu yang kita butuhkan dalam hidup ini. Jika Tuhan memperbolehkan kita melewati hidup ini tanpa cobaan, hal itu akan membuat kita lemah..

Minggu, 20 Mei 2012

Android dan Aplikasi Terbaiknya

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai Sistem Operasi Android dan aplikasi terbaiknya. Sebelumnya saya akan jelaskan pengertian dan pengenalan mengenai Android itu sendiri. Android merupakan sistem operasi yang perkembangannya sangat masif dan cepat. Saat ini, android sudah identik dengan smartphone. Perkembangan aplikasi di android juga sangat cepat, bahkan tahun lalu setiap bulan ada lebih dari 10 ribu aplikasi ditambahkan untuk android. Yang membuat android semakin berkembang adalah sarana pendukungnya yang berkembang pula dengan pesat. Seperti perangkat kerasnya yang juga ikut berkembang dengan cepat. Sehingga keragaman fitur dari sistem operasi, hardware, dan operator, membuat semua orang semakin mendukung kemajuan android. 2.3.1.

 Konsep Sistem Operasi Android Sejarah sistem operasi Android dimulai sejak diumumkannya Open Handset Alliance di akhir tahun 2007. Sebenarnya ide untuk membuat sistem operasi open source untuk peranti embedded sudah ada sejak lama. Karena backing dari Google yang sangat agresiflah, maka Android bisa sangat terkenal hanya dalam beberapa tahun saja. Beberapa perusahaan telekomunikasi, kini mulai memiliki atau menawarkan perangkat android dalam produk – produknya. Tidak hanya ponsel, tapi perangkat lain seperti tablet, netbook, televisi, bahkan hingga ke peranti embedded di mobil memiliki sistem operasi android. Sebenarnya android pada awalnya tidak dikembangkan oleh google, tapi dikembangkan oleh sebuah perusahaan bernama Android Inc. 

Karena google melihat banyaknya user yang online dengan perangkat mobile, maka google mengira bahwa perangkat mobile ini memiliki masa depan yang cerah. Sehingga Android Inc diakusisi oleh Google di tahun 2005. Pada waktu yang sama, Apple di tahun 2007 juga mengembangkan sebuah sistem operasi iOS untuk iPhone-nya dengan fitur – fitur yang sangat inovatif, seperti multitouch dan adanya open market untuk aplikasi. Android pun kemudian meniru fitur ini dan cepat beradaptasi untuk menambahkan fitur ini dan fitur tambahan lainnya, seperti programmer bisa punya kontrol yang lebih terhadap sistem operasi, dan multitasking. Android punya banyak tambahan yang cocok untuk dunia korporat, seperti exchange support, remote wife, dan Virtual Private Network (VPN). Ini mirip dengan BlackBerry yang dikembangkan oleh RIM. Dengan beragamnya peranti dan adaptasi, android berkembang pesat dan jumlah user-nya pun bertambah. Tapi bagi developer, ini juga berarti ada tantangan yang potensial. Karena aplikasi harus bisa adaptasi dengan ukuran layar dan resolusi yang berbeda, ada juga keyboard, sensor hardware, versi OS, konfigurasi sistem, dan kecepatan data wireless yang berbeda – beda. Tiap variasi dari aspek – aspek tersebut bisa menyebabkan munculnya perilaku yang tidak terprediksi. Namun mengecek satu – satu untuk variasi tersebut juga tidak memungkinkan. Karena jumlahnya yang sangat banyak. Karena itu, sejak awal Android sudah diatur agar bisa memiliki tampilan yang seragam, dan user experience yang sama di semua platform. Caranya dengan melakukan abstraksi pada perbedaan hardware. Sistem operasi Android menutup aplikasi dari modifikasi yang hardware-specific. Tapi di sisi lain juga memungkinkan fleksibilitas untuk melakukan tune up pada aspek yang diperlukan. Google menyediakan banyak kemudahan untuk pengembang software pihak ketiga, seperti plugin Android Development Tool (ADT) untuk Eclipse (dan juga tool standalone) termasuk di dalamnya kemampuan untuk logging secara realtime, emulator realistis yang menjalankan kode ARM native dan pelaporan error. 

Beberapa hal penting mengenai Android : 

• Android adalah sistem operasi embedded yang sangat bergantung pada kernel linux untuk layanan – layanan core-nya, tapi Android bukanlah linux embedded. Misalnya Android tidak mendukung utilitas standar linux, seperti X-Windows dan GNU C libraries tidak didukung. 
• Penulisan program untuk android applications mmenggunakan framework java, tapi ini bukanlah java. Karena library standar java seperti Swing, tidak didukung. Library lain seperti timer tidak disarankan, karena sudah diganti dengan library default dari android, yang dioptimalkan untuk penggunaan di lingkungan embedded yang terbatas. 
• OS android merupakan sistem operasi open source, artinya developer bisa melihat semua source code sistem, termasuk stack radio. Source code ini termasuk salah satu bahan belajar untuk melihat cara kerja android, terutama ketika kekurangan dokumentasi. Tapi android juga punya beberapa software proprietary yang tidak mungkin diakses oleh developer, seperti navigasi GPS. 

Untuk melihat aplikasi apa saja yang ada dalam market Android, dapat di akses di http://handphone-aksesoris.tokobagus.com/software-game-hp/1019-macam-macam-aplikasi-untuk-android-dijamin-lengkap-banget-gan-5954901.html
»»  READMORE...

Wirausaha Mandiri Mahasiswa

Mahasiswa selain memiliki kewajiban belajar dan berkarya,juga harus menjadi wirausaha muda mandiri yang tangguh dan berkualitas. Dan Hal ini diwujudkan dengan menyusun modul kewirausahaan yang diharapkan dapat diterapkan dalam perkuliahan di perguruan tinggi. Salah satu kunci menjadi wirausaha mandiri adalah work smart(bekerja dengan cerdas) dan smart worker (pekerja yang cerdas). 

Sehingga pekerjaan yang akan kita lakukan benar-benar berjalan dengan lancar dan sukses sesuai apa yang kita harapkan. 

A. Work smart Agar dapat bekerja dengan cerdas maka ada hal-hal yang perlu kita lakukan, yaitu : 

1. Definisi the end of mind Sebelum kita memulai bekerja, kita harus mendefinisikan sasaran akhir dari pekerjaan kita. jadi, sasaran tersebut yang akan kita tuju, sehingga kita tidak akan berhenti bekerja atau mengerjakan yang lain sebelum hal itu tercapai. 

2. Clear objectives Setelah mengetahui sasaran akhir, kita harus memperjelas atau merinci indikator tercapainya sasaran tersebut. jadi, buat sasaran yang teruku. Misalnya, jika sasarannya keuntungan perusahaan, maka berapa rupiah yang ingin kita capai. Jika sasarannya waktu penyelesaian pekerjaan maka berapa lama waktu penyelesaian tugas. 

3. Better planning Selanjutnya untuk mencapai sasaran tersebut kita harus menyusun rencana yang bagus. cara atau syarat untuk mencapai sasaran tersebut kita harus mengetahuinya. Jadi, benar-benar dipersiapkan langkah-langkah untuk mencapai sasaran tersebut. 


4. Focus Dari perencanaan yang telah kita susun, pasti ada beberapa pekerjaan yang sangat menentukan kesuksesan dalam pencapaian sasaran atau ada pekerjaan yang mempengaruhi pekerjaan yang lainnya. Untuk itu kita harus fokus atau memprioritaskan pada pekerjaan tersebut, sebelum melakukan pekerjaan yang lain, misalkan ada sebuah proyek seminar, pada proyek tersebut hal yang sangat penting adalah pembicara dan tempat acara. Jadi yang harus dikerjakan dahulu dan harus fokus adalah memastikan pembicara dan tempat acara. 

5. Organizing Setelah itu kita akan membentuk kepanitiaan dengan melakukan pembagian tugas dan wewenang. Harus ditentukan juga jalur koordinasinya. Dengan begitu, kita dapat melakukan pekerjaan kita dengan efektif dan efisien. 

6. Controling Kontrol setiap proses pekerjaan, sehingga setiap ada langkah-langkah yang tidak sesuai rencana, maka kita dapat segera mengetahuinya dan memperbaikinya. 

7. Team work Yang terakhir dan yang paling penting adalah "team work". Setiap orang jika berkumpul untuk melakukan pekerjaan bersama-sama, maka kekuatannya adalah jika semua memilki tujuan yang sama. Jadi internalisasi tujuan kedalam team work ini harus terus dijaga. Sehingga dapat membentuk"team work" yang solid dan bekerja dengan baik. 

8. Smart worker Setelah kita bekerja dengan cerdas, maka langkah selanjutnya adalah kita harus bisa menciptakan pekerja yang cerdas. 

Adapun pekerja yang cerdas adalah pekerja yang memenuhi kriteria"SMART" berikut ini: Specific, yaitu sasarannya harus jelas dipahami oleh seluruh komponen perusahaan Measurable, yaitu sasarannya harus dapat diukur dengan ukuran tertentu Attractive, yaitu sasarannya harus menantang Realistic, yaitu sasaran kerjanya harus realistis sesuai kemampuan atau resource yang ada Time table, yaitu waktu pencapaian harus terencana 

Kesimpulan Mahasiswa yang kreatif adalah mahasiswa yang mau mengapresiasikan hobi dan bakatnya untuk dapat dikomersilkan. Terlebih lagi bisa menghasilkan uang sendiri dari apa yang bisa dijualnya. Jika kita terbiasanya berwirausaha sendiri,maka saatnya kita masuk dalam dunia kerja,kita sudah bisa memiliki pekerjaan sendiri bahkan lebih sukses dari mahasiswa lain. Menjadi wirausaha banyak sekali tahap-tahapanya yang harus diperhatikan dan dipahami agar sukses apa yang kita harapkan

»»  READMORE...

Menurunnya Rasa Berkesenian Terhadap Seni Negeri Sendiri

Seni merupakan hasil karya seseorang atau kelompok yang berupa hasil karya yang dapat membuat orang bangga dan terhibur, bagi seorang seniman seni adalah kehidupanya, sebab hanya dengan seni para seniman bisa mengekspresikan karyanya untuk membuat orang lain terkagum. Di Indonesia begitu banyak karya seni yang telah ada sebelum negeri ini merdeka, dan begitu banyak pula para seniman-seniman yang tidak kalah handal dengan para seniman – seniman luar negeri.

Namun sangat disayangkan banyak para muda – mudi atau remaja yang tidak pernah peduli dengan adanya karya seni negeri sendiri. Entah karena perubahan zaman atau kurangnya pengetahuan seni negeri ini, mereka lebih banyak mengikuti budaya - budaya barat yang seharusnya mereka tinggalkan, karena budaya – budaya barat sangat kontras dengan budaya timur yang lebih memenuhi kriteria kesopanan. Selain itu juga saat ini tidak sedikit masyarakat Indonesia yang lebih mengagumi seniman luar negeri daripada seniman negeri sendiri. Dan banyak juga remaja Indonesia yang mengikuti style atau bahkan seni tari dan musik remaja luar negeri seperti boyband,girlband,harajuku style,dan lain - lain.  

Sebagai warga Negara Indonesia sudah seharusnya kita membimbing para remaja untuk lebih bisa melestarikan karya seni atau budaya negeri ini, dan bangga akan budaya dan seni yang telah leluhur kita ciptakan untuk negeri ini, dan dapat membuat dunia melihat Indonesia dengan karya seni yang menakjubkan. Ini adalah saatnya para remaja Indonesia lebih bisa menghargai karya seni negeri sendiri dan membangun rasa cinta terhadap seni Indonesia agar tidak punah sampai kapan pun.
»»  READMORE...

Selasa, 13 Maret 2012

Hard Skills

Pada kesempatan selanjutnya saya akan membahas mengenai Hard Skills. Hard skills sendiri merupakan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya. Hard Skills dalam perkuliahan dapat dilihat dari kemampuan mahasiswa dalam menangkap ilmu dari perkuliahan tersebut yang diukur dengan nilai yaitu Indeks Prestasi Kumulatif Mahasiswa.
Sementara untuk pengertian hardskill atau sebagian orang menyebutnya Hard Competence sebagai berikut :
The hard competence referring to job-specific abilities, and relevance will be about specific knowledge relating to “up to date” systems.

Hard skills merupakan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya. Sementara itu, soft skills adalah keterampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (interpersonal skills) dan keterampilan dalam mengatur dirinya sendiri (intrapersonal skills) yang mampu mengembangkan unjuk kerja secara maksimal (Dennis E. Coates, 2006).

Kemampuan hard skill bisa diasah atau dipertajam melalui organisasi kampus, ilmu yang diberikan dari dosen maka akan dilihat secara nyata apakah teori tersebut dapat diaplikasikan dalam dunia nyata. Himpunan Mahasiswa Jurusan biasanya berfungsi untuk mengkaji bagaimana, seberapa jauh, dan tindakan apa saja yang bisa dilakukan dalam disiplin ilmu yang bersangkutan. Mahasiswa dapat berbuat dan meneliti kajian ilmu tersebut sehingga dapat bermanfaat untuk dirinya sendiri, lingkungan serta masyarakat. Apalagi lingkup kampus yang identik dengan idealisme, kegiatan mahasiswa tersebut bersifat sosial dan tidak ada orientasi untuk mendapatkan. Sehingga kelak sewaktu terjun di medan masyarakat, mereka akan menjadi pribadi yang memiliki persistensi, berkepribadian ikhlas dan berjiwa sosial serta cepat tanggap dengan perubahan lingkungan.

Dari uraian di atas, dapat saya simpulkan bahwa Hard skill adalah penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan ketrampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya. Sedangkan soft skill adalah ketrampilan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain (termasuk dengan dirinya sendiri). Semua profesi membutuhkan keahlian (hard skill) tertentu akan tetapi semua profesi memerlukan soft skill.
»»  READMORE...

Senin, 12 Maret 2012

Soft Skill dan Implementasinya

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai soft skil. Soft Skills sendiri sudah diterapkan dalam perkuliahan dengan tujuan untuk mengembangkan kecerdasan emosionalnya. Selain itu dengan mata kuliah Soft Skills, dosen dapat memantau perkembangan kepribadian, empati, keterampilan, dan ke aktifan mahasiswa. Karena dalam kenyataannya untuk masuk dalam dunia kerja, kita tidak hanya dilihat dari kemampuan Hard Skillsnya saja,tetapi juga dilihat dari kemampuan Soft Skillsnya seperti psikotest,wawancara,dll. Untuk penjelasan lebih dalamnya, Saya akan sedikit menguraikan pengertian, peranan dan kebutuhan Soft Skills dalam dunia kerja.

1. Pengertian Soft Skills
Konsep tentang soft skill sebenarnya merupakan pengembangan dari konsep yang selama ini dikenal dengan istilah kecerdasan emosional (emotional intelligence). Soft skill sendiri diartikan sebagai kemampuan diluar kemampuan teknis dan akademis, yang lebih mengutamakan kemampuan intra dan interpersonal.

Wikipedia menuliskan pengertian Soft Skill sebagai berikut:
Soft skills is a sociological term which refers to the cluster of personality traits, social graces, facility with language, personal habits, friendliness, and optimism that mark people to varying degrees. Soft skills complement hard skills, which are the technical requirements of a job.

2. Peranan dari Soft Skills
Secara garis besar soft skill bisa digolongkan ke dalam dua kategori : intrapersonal dan interpersonal skill. Intrapersonal skill mencakup : self awareness (self confident, self assessment, trait & preference, emotional awareness) dan self skill ( improvement, self control, trust, worthiness, time/source management, proactivity, conscience). Sedangkan interpersonal skill mencakup social awareness (political awareness, developing others, leveraging diversity, service orientation, empathy dan social skill (leadership,influence, communication, conflict management, cooperation, team work, synergy)

3. Kebutuhan Soft Skill Di Dunia Kerja
Di dalam persaingan seperti sekarang, kebutuhan akan tenaga kerja yang memiliki profesionalisme dan manajerial skill yang berbasis kemampuan sudah merupakan tuntutan. Terlebih di dunia kerja sekarang banyak dipengaruhi perubahan pasar, ekonomi dan teknologi. Tenaga kerja yang memiliki kecerdasan emosional (Emotional Quatient) sangat mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut disamping kecerdasan intelektual. Berdasar hasil survey Nasional Assosiation of Colleges and Employers USA (2002) terhadap 457 pimpinan perusahaan menyatakan bahwa Indeks Kumulatif Prestasi (IPK) bukanlah hal yang dianggap penting dalam dunia kerja. Yang jauh lebih penting adalah sotfskill antara lain kemampuan komunikasi, kejujuran, kerjasama, motivasi, kemampuan beradaptasi dan kemampuan interpersonal dengan orientasi nilai pada kinerja yang efektif.

Kemampuan softskill diatas, sebetulnya masuk dalam kecerdasan emosional yang menurut definisi adalah Kemampuan mengenali perasaan diri sendiri dan orang lain, Kemampuan memotivasi diri, Kemampuan mengendalikan diri/ mengelola emosi pada diri sendiri dalam hubungan dengan orang lain (Daniel Goleman). Ada lima kecedasan emosial yang dibutuhkan didunia kerja sekarang ini, yaitu :
1. Kesadaran Emosional , yang meliputi kedewasaan emosi dalam pengambilan keputusan yang win-win solution.
2. Pengelolaan Emosional (pengedalian diri) yang meliputi kemampuan kepekaan, sabar dan tabah dalam menjalankan tugas.
3. Motiovasi Diri, yang meliputi kemampuan berpikir positif, ulet dan pantang menyerah
4. Empati pada Sesama ; yang meliputi kemampuan memahami, merasakan, peduli, hangat, akrab dan kekeluargaan
5. Ketrampilan Sosial , yang meliputi kemampuan bermusyawarah, bekerjasama, kepentingan umum/tim)

Di sisi lain secara teori, di dalam dunia kerja, ada 3 (tiga) unsur utama yang harus dipenuhi agar seseorang dikatakan memiliki kompetensi yang meliputi kompetensi knowledge atau cognitive domain, skill atau psychomotor domain, serta attitude atau affective domain.(Jayagopan Ramasamy, Malaysia 2006). Dalam teori tersebut dikatakan bahwa kompetensi tersebut harus bisa diukur (measurable), dinilai, ditunjukkan (demonstrable) dan diamati (observable) melalui perilaku pada saat melaksanakan tugas. Sasaran akhir dari kompetensi adalah perilaku yang diharapkan (desired behaviour) dan perlu ditunjukkan dalam melaksanakan tugas. kompetensi yang berkaitan langsung dengan bidang kerja.

Contohnya Pada proses rekrutasi karyawan, kompetensi teknis dan akademis (hard skill) lebih mudah diseleksi. Kompetensi ini dapat langsung dilihat pada daftar riwayat hidup, pengalaman kerja, indeks prestasi dan ketrampilan yang dikuasai. Sedangkan untuk soft skill biasanya dievaluasi oleh psikolog melalui psikotes dan wawancara mendalam. Interpretasi hasil psikotes, meskipun tidak dijamin 100% benar namun sangat membantu perusahaan dalam menempatkan ‘the right person in the right place’.

Disini kesimpulan yang saya ambil adalah, kemampuan kita dalam berfikir logis, mendalami pengetahuan, dan mendapatkan nilai prestasi dilakukan oleh otak kiri yang berupa Hard Skills, sedangkan untuk kemampuan berkreatifitas,berorganisasi,dan melakukan keterampilan lainnya dilakukan oleh otak kanan yang berupa Soft Skills.

Source : 
http://www.ubb.ac.id/menulengkap.php?judul=Antara%20Hard%20Skill%20dan%20Soft%20Skill&&nomorurut_artikel=212
»»  READMORE...

Minggu, 04 Maret 2012

Geliat Mobil ESEMKA

Perkembangan zaman yang semakin maju menuntut kita untuk terus berevolusi sekaligus intropeksi diri akan keadaan bangsa kita sampai saat ini. Untuk mengikuti perkembangan zaman yang semakin maju, tentunya kita tidak ingin sampai tertinggal dengan negara lain. Hal ini dibuktikan oleh pelajar SMK Surakarta yang memberikan karya unggulannya berupa “Mobil ESEMKA” yang diproduksi sendiri. Selain itu seakan tidak mau kalah dengan SMK Surakarta, kini hadir kembali mobil karya putra-putri Indonesia dari Universitas Hasunuddin Sulawesi Selatan yang dinamakan “Mobil Moko”. Dimana saat ini, telah diproduksi dalam tiga tipe, masing-masing: N1, Rinra dan Tetta. Kesemua tipe tersebut menggunakan motor berkapasitas 650cc. Peristiwa ini sekaligus telah menghapus anggapan miring selama ini, bahwa Indonesia masih belum mampu untuk memproduksi sendiri mobil nasionalnya akibat keterbatasan sumber daya dalam memproduksi komponen inti serta suku cadang lainnya. Namun, dengan lahirnya bakal mobnas Kiat Esemka yang telah menggunakan 80% kandungan lokal, serta mobil Moko yang menggunakan 70% kandungan lokal. Maka, anggapan miring tersebut secara nyata telah dapat dipatahkan.

Mobil Esemka adalah mobil yang sebagian besar komponennya diproduksi didalam negeri khususnya oleh anak-anak SMK yang berada di kota Solo, Jawa Tengah. Mobil Esemka buatan anak-anak SMKN Solo ini menjadi lebih dikenal oleh banyak orang setelah Walikota Solo Jokowi menggunakan mobil Esemka tersebut di berbagai aktivitas dinasnya. Mobil Esemka dari sisi desain maupun ketangguhan mesin tidak kalah dengan produk-produk buatan luar negeri namun memiliki kualitas yang prima dan tentu saja dengan harga terjangkau.

Bengkel Kiat Motor di Jalan Klaten-Solo, Desa Ngaran, Kecamatan Ceper, telah berhasil memproduksi 10 mobil Kiat Esemka, termasuk dua unit yang dipakai Wali Kota Solo Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Wali Kota Hadi Rudyatmo. Sedangkan saat ini, masih ada dua unit lagi yang sedang dikerjakan di bengkel tersebut.
Sejumlah SMK yang terlibat dalam pembuatan mobil jenis sport utility vehicle (SUV) itu adalah SMK Negeri 1 Trucuk, SMKN 2 Surakarta, SMK Warga Surakarta, SMKN 5 Surakarta, SMK Tengaran Salatiga, SMK Pati, SMK Kediri, SMK Madiun, SMK Ponorogo, SMK Wonogiri, SMK Salatiga, SMK Negeri 1 Jakarta, dan SMK Muhammadiyah Borobudur Magelang.

Kini, yang diharapkan masyarakat adalah, keseriusan pemerintah dalam menindak lanjuti semua hasil karya putra-putri bangsa. Karena mereka sudah sangat rindu untuk menggunakan mobil hasil karya murni anak bangsa. Mampukah Indonesia merealisasikannya? Atau selamanya hanya menjadi pelengkap penderita industri automotive global?. Mari kita tunggu aksi nyata pemerintah, dalam merealisasikan isu nasional ini dengan lebih konkrit.
»»  READMORE...

Penalaran Induksi dan Deduksi

1. Definisi Penalaran
Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.

2. Metode Penalaran
Ada dua jenis metode dalam menalar yaitu induktif dan deduktif.
a. Metode induktif
Metode berpikir induktif adalah metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal khusus ke umum. Hukum yang disimpulkan difenomena yang diselidiki berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diteliti
Contoh:


Jika dipanaskan, besi memuai.
Jika dipanaskan, tembaga memuai.
Jika dipanaskan, emas memuai.
Jika dipanaskan, platina memuai.
∴ Jika dipanaskan, logam memuai.
Jika ada udara, manusia akan hidup.
Jika ada udara, hewan akan hidup.
Jika ada udara, tumbuhan akan hidup.
∴ Jika ada udara mahkluk hidup akan hidup.
b. Metode deduktif
Metode berpikir deduktif adalah metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus.
Contoh: Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status sosial.

3. Kesalahan dalam Penalaran
Jika seseorang melakukan penalaran, maksudnya tentu adalah untuk menemukan kebenaran. Kebenaran dapat dicapai jika syarat – syarat dalam menalar dapat dipenuhi. Dan jika syarat tersebut tidak terpenuhi, maka kesalahan dalam penalaran dapat terjadi. Syarat – syarat dalam menalar yaitu diantaranya :
• Suatu penalaran bertolak dari pengetahuan yang sudah dimiliki seseorang akan sesuatu yang memang benar atau sesuatu yang memang salah.
• Dalam penalaran, pengetahuan yang dijadikan dasar konklusi adalah premis. Jadi semua premis harus benar. Benar di sini harus meliputi sesuatu yang benar secara formal maupun material. Formal berarti penalaran memiliki bentuk yang tepat, diturunkan dari aturan – aturan berpikir yang tepat sedangkan material berarti isi atau bahan yang dijadikan sebagai premis tepat.
»»  READMORE...